Awal perjalanan, pada tanggal 7 september 2019 pukul 04.00 pagi. Pemberangkatan dimulai dari rumah (Tomo, Sumedang) menuju Garut dengan menggunakan sepeda motor, dan memakan waktu perjalanan sekitar kurang lebih 4 jam. Titik kumpul dengan tim yang lain dari Bandung di Basecamp Pamancar (Garut). Jadi kita ada dua tim yang dari bandung 6 orang dan yang dari Sumedang 2 orang.
Perjalanan menuju basecamp pamancar itu tidak begitu mudah, jalannya yang terjal dan penuh dengan bebatuan, mungkin bisa dibayangkan betapa beratnya medan menuju basecamp, dan alat transportasi yang digunakan berupa sepeda motor, melewati jalan yang seperti itu, ditambah dengan jalan yang menanjak terus tiada henti, bisa sampai ke basecamp saja sudah untung.
Setibanya di basecamp, tim dari Bandunglah yang tiba terlebih dahulu sekitar pukul 07.30 pagi, sedangkan tim yang dari Sumedang yaitu saya dan teman terlambat, harusnya sampai ke basecamp pukul 08.00 pagi, tapi ini sampainya pun sekitar pukul 08.45. Dengan terpaksa tim yang dari Bandung berlama-lama untuk menunggu. Ya, namanya juga dilapangan tidak akan terprediksi kendalanya seperti apa. Biasanya realita jauh dengan ekspektasi.
![]() |
| Basecamp Pamancar Cikuray |
Sebelum melakukan pendakian, terlebih dahulu berdoa dan melakukan briefing agar dalam melakukan pendakian diberi kelancaran dan tidak ada kendala ketika perjalanan tersebut. Awal pendakian dimulai pada pukul 09.00 pagi dari basecamp menuju pos 1 (pos pembayaran simaksi). Gunung Cikuray itu sendiri mempunyai 7 pos beserta puncak, yang harus dilalui oleh para pendaki di jalur pamancar itu sendiri.
![]() |
| pos 1 (simaksi) |
Selama perjalanan dari basecamp menuju pos 1, disuguhkan dengan pemandangan kebun teh nanindah disekelilinya. Ketika sampai di pos 1 sekitar pukul 09.20 dan melakukan pembayaran simaksi.
Lanjut setelah melakukan pendaftaran dan pembayaran simaksi. Kita memulai pendakian yang sebenarnya, kita berjalan dan terus berjalan, puluhan langkah bahkan sampai ratusan langkah dilalui, canda tawa serta obrolan yang tak penting dengan sesama tim menghiasi selama perjalanan.
![]() |
| pos 2 |
Akhirnya setelah lama berjalan sampai pada pos 2 sekitar pukul 11.30. Disana kita semua istirahat, makan, sholat dan melakukan keperluan lainnya. Setelah Istirahat yang cukup lama tim memutuskan untuk melanjutkan perjalanan karena hari semakin siang dan tidak ingin melakukan perjalanan malam.
Pendakian dilanjutkan sekitar pukul 12.20. Mengenai track cikuray yang dilalui, sungguh sangat mantap dan menguras tenaga, tidak ada yang landai tanjakan terus menerus. Sampai ada istilah, jalannya Itu seperti lutut sampai ke dada. Mungkin bisa dibayangkan tracknya itu seperti apa nanjak dan terjalnya, ditambah dengan debu pasir yang tebal. Seperti itulah tantangan untuk sampai ke puncak tidaklah mudah, pasti ada halangan dan rintangan yang harus dilewati.
Disetiap pos, tim berhenti untuk sekedar istirahat, minum, makan cemilan, dan memulihkan tenaga yang terkuras serta melemaskan kaki.
![]() |
| Pendirian Tenda (pos puncak bayangan) |
Setelah berjalan cukup lama dan melelahkan sekitar 7 jam perjalanan, kami sampai di pos puncak bayangan pukul 17.00 dan melakukan pendirian tenda untuk bermalam. Rencananya kami ingin mendirikan tenda di puncak cikuray, namun disana sudah penuh dan dengan terpaksa memutuskan untuk camp di pos puncak bayangan yang hanya berjarak sekitar 15 menit menuju puncaknya cikuray.
Setelah Pendirian tenda, kita memasak untuk makan malam, dan berbincang-bincang dengan penuh canda tawa. Suasana disana sungguh sangat ramai dengan para pendaki yang ini menghabiskan waktu liburnya dipuncak cikuray.
Hari semakin larut dan waktunya untuk tidur memulihkan tenaga, karena besok pagi akan melakukan summit attack ke puncak cikuray dan menikmati sunrise serta berselfi-selfi mendokumentasikan setiap momen di ketinggian gunung cikuray.
Pada pukul 04.50 pagi pada tanggal 8 september 2019, kita semua bangun untuk persiapan summit attack ke puncak cikuray dan berburu sunrise. Setelah selesai persiapan, kita mulai pemberangkatan menuju puncak sekitar pukul 05.15 pagi. Ketika sampai di puncak pukul 05.30. Disana sudah ramai bahkan puncak gunung cikuray penuh dengan para pendaki. Tentunya kami pun tidak ingin ketinggalan untuk mengabadikan momen yang paling indah ketika melihat matahari terbit dan melihat eloknya hamparan awan dari ketinggian gunung dengan cuaca yang begitu bersahabat.
Mentari telah memperlihat sinarnya yang begitu elok diantara hamparan awan-awan. Sungguh pengalaman yang paling berharga dan begitu menyenangkan bisa melihat keindahan alam yang teramat indah, yang telah Tuhan ciptakan.
Cape, lelah, letih selama perjalanan terbayarkan sudah. Ketika melihat indahnya suguhan alam dari atas gunung cikuray 2.821 mdpl dan melihat negeri diatas awan yang begitu cantiknya.
![]() |
| Puncak Gunung Cikuray (negeri diatas awan) |
Pada pukul 04.50 pagi pada tanggal 8 september 2019, kita semua bangun untuk persiapan summit attack ke puncak cikuray dan berburu sunrise. Setelah selesai persiapan, kita mulai pemberangkatan menuju puncak sekitar pukul 05.15 pagi. Ketika sampai di puncak pukul 05.30. Disana sudah ramai bahkan puncak gunung cikuray penuh dengan para pendaki. Tentunya kami pun tidak ingin ketinggalan untuk mengabadikan momen yang paling indah ketika melihat matahari terbit dan melihat eloknya hamparan awan dari ketinggian gunung dengan cuaca yang begitu bersahabat.
Mentari telah memperlihat sinarnya yang begitu elok diantara hamparan awan-awan. Sungguh pengalaman yang paling berharga dan begitu menyenangkan bisa melihat keindahan alam yang teramat indah, yang telah Tuhan ciptakan.
Cape, lelah, letih selama perjalanan terbayarkan sudah. Ketika melihat indahnya suguhan alam dari atas gunung cikuray 2.821 mdpl dan melihat negeri diatas awan yang begitu cantiknya.
| Pucak Gunung Cikuray 2.821 Mdpl |
Banyak pembelajaran yang dapat diambil dari perjalanan mendaki sebuah gunung itu. Misalkan saja untuk meraih sebuah kesuksesan itu tidak mudah, sama halnya dengan sampai ke puncak gunung. Tentunya tidak mudah, haruslah melalui banyak sekali halangan dan rintangan yang harus dihadapi. Apakah itu sebuah kerikil, bebatuan, atau terkadang ada batang pohon yang menghalangi jalan, dan tanjakan terjal. Itu semua harus dilalui untuk sampai ke puncak dan menikmati keindahan ketika berada di atas.
Ketika sudah berada diatas pun, tidak boleh sombong. Apa yang mesti disombongkan ? Coba lihat, manusia itu kerdil bila dilihat dari ketinggian. Bukankan semakin sukses seseorang, maka seharusnya semakin rendah hati pula orang tersebut.
Mendaki gunung juga mengajarkan kita agar tidak egois, saling tunggu menunggu ketika salah satu teman dari tim tersebut berjalan lamban. Naik sama-sama, turun pun harus sama-sama juga. Mendaki gunung bukanlah ajang untuk memamerkan diri bisa menaklukan alam, tetapi mendaki gunung ajang untuk menaklukan diri sendiri, mengajarkan untuk tidak egois, memiliki rasa kesabaran, adanya rasa saling berbagi, kerjasama tim dan rasa solidaritas yang tinggi.
Sekian dan terimakasih.
Dokumentasi terakhir berupa video Sunrise "Negeri diatas Awan Gunung Cikuray 2.821 Mdpl" (klik untuk melihat videonya)😊
====================================================================================





0 komentar:
Posting Komentar